- Berkas
- No. 058
- Rubrik
- Community Updates
- Terbit
Kemarau tiga bulan, petani cabai di Ngurensiti, Pati, terpaksa mencabut tanaman yang mengering

Jumat, 16 Oktober 2026. Di Desa Ngurensiti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, petani cabai merugi akibat kemarau berkepanjangan. Tanaman yang mengering terpaksa dicabut; laporan lain menyebut tanaman sudah kering sejak tiga bulan terakhir dan terancam gagal panen. Seorang petani mengaku telah mengeluarkan sekitar Rp10 juta hanya untuk membeli pupuk, belum termasuk obat-obatan.
Pola serupa muncul di daerah lain. Di Bojonegoro, Jawa Timur, petani menghadapi penurunan hasil karena kemarau ekstrem, dan harga cabai merah besar naik dari Rp30.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Di Tasikmalaya, pasokan dari petani terbatas karena banyak lahan gagal panen dan harga cabai merah dilaporkan Rp100 ribu per kilogram; di Pasar Wosi, Manokwari, cabai rawit Rp150.000–160.000 per kilogram.
Harga tinggi di pasar tidak otomatis berarti petani untung. Menurut laporan lokal, harga cabai merah keriting di pasaran Pati Rp33.000–35.000 per kilogram, dan itu harga pasar, bukan harga yang diterima petani yang panennya sedikit. Pemerintah menyebut kemarau dan cuaca ekstrem menekan hasil panen di sentra produksi, dan El Niño disebut berpotensi memengaruhi produksi hortikultura hingga periode berikutnya.
Petani cabai yang terdampak dapat menanyakan ke dinas pertanian setempat soal bantuan atau pendampingan, termasuk pilihan varietas dan jadwal tanam yang lebih tahan kering. Rincian program di tiap daerah berbeda dan belum dirinci dalam laporan-laporan di atas.
Sumber data
Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.
- Jateng Pos — Kemarau Berkepanjangan, Petani Cabai di Ngurensiti Merugi (16 Oktober 2026)
- Wartaphoto — Kemarau Ekstrem, Petani Pati Terpaksa Cabut Tanaman Cabai Yang Mengering (16 Oktober 2026)
- Joglo Jateng — Kemarau Tiga Bulan, Petani Cabai di Ngurensiti Pati Terancam Gagal Panen (19 Oktober 2026)
- Tugu Jatim — Harga Cabai Naik Hingga Rp48 Ribu, Petani Bojonegoro Gagal Panen Akibat Kemarau (Oktober 2026)
- Tabura Pos — Kemarau Panjang Tekan Hasil Panen, Harga Cabai Rawit di Pasar Wosi Melonjak Jadi Rp160.000/kg (15 Oktober 2026)
- Media Indonesia — Musim Kemarau Sebabkan Harga Cabai Merah di Tasikmalaya Rp100 ribu per kg (Oktober 2026)




