Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 060
Rubrik
Community Updates
Terbit

Kelompok ternak Pemuda Berkarya di Lebak mengembangkan ayam petelur dengan dukungan pakan dari balai milik Kementan

Seorang peternak membawa rak telur di lorong kandang ayam petelur bertingkat
Foto: Achmad Fazeri melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Minggu, 18 Oktober 2026. Kelompok ternak Pemuda Berkarya di Kabupaten Lebak, Banten, terus mengembangkan usaha ayam petelur dengan mengoptimalkan pemeliharaan dan pengelolaan pakan. Menurut InfoEkonomi, Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong milik Kementan memberikan dukungan pakan bagi kelompok ini.

Kelompok itu memiliki 600 ekor ayam, dan produksi yang dilaporkan mencapai 95 persen. Jumlah pakan yang diberikan belum dirinci dalam laporan tersebut.

Konteksnya, pada awal Oktober peternak petelur memprotes mahalnya pakan di depan DPR, dan pemerintah menyalurkan jagung SPHP serta menyiapkan benih jagung gratis. Sebuah opini di Batavia Pos juga mempertanyakan efektivitas hibah ayam petelur karena pakan yang diberikan terbatas: menurut hitungannya, jatah 5.400 kilogram habis dalam sekitar 82 hari.

Bagi kelompok peternak kecil, kisah seperti Lebak memperlihatkan dua hal: dukungan balai pemerintah dapat meringankan biaya, tetapi kelangsungan usaha tetap bergantung pada harga telur dan kemampuan membeli pakan setelah bantuan habis.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. InfoEkonomi — Dukung Ketahanan Pangan Lebak, Kementan Beri Bantuan Pakan untuk Peternak Ayam Petelur (18 Oktober 2026)
  2. Batavia Pos — Menakar Efektivitas Hibah Ayam Petelur di Tengah Gaduh Para Peternak (Oktober 2026)
  3. Bisnis.com — Produsen Telur Menjerit Harga Pakan Melonjak hingga Nyaris Bangkrut (7 Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan? (terbuka di tab baru)