Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 008
Rubrik
Government Updates
Terbit

Hadapi paceklik, pemerintah tambah 1 juta ton beras SPHP untuk Oktober–Desember dan sisihkan jagung bagi peternak kecil

Dua petani memanen padi di hamparan sawah menguning yang diterangi cahaya pagi, berlatar perbukitan
Foto: Mjnspt melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Pemerintah mengumumkan tambahan 1 juta ton beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk disalurkan Oktober hingga Desember 2026. Alokasi SPHP medium sebelumnya 828.000 ton dan tersisa sekitar 80.000 ton. Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan alasannya lugas: tahun ini kering, "hampir tidak ada lagi sawah atau petani yang berproduksi", sehingga masa ini disebut paceklik.

Harga beras sendiri sudah naik sekitar Rp100 per kilogram. Pemerintah menargetkan harga eceran beras SPHP di kisaran Rp12.000–Rp12.500 per kilogram. Di jalur bantuan, sekitar 33,2 juta penerima di desil 1–4 menerima 10 kilogram sebulan; tiga bulan digabung menjadi 30 kilogram yang harus diantar Bulog paling lambat akhir September.

Peternak ikut disebut. Dari 1 juta ton jagung yang sudah dibeli, Bulog memegang sekitar 230.000 ton cadangan jagung pemerintah, dan sekitar 150.000 ton akan disalurkan lewat skema SPHP jagung kepada peternak kecil dan menengah. Untuk beras berkualitas rendah, Kementerian Perindustrian memperkirakan kebutuhan industri tepung beras sekitar 380.000 ton, dengan lelang minimal Rp11.000 per kilogram.

Sebulan kemudian gambaran stok membenarkan kesiapan itu: Bulog melaporkan puncak stok 5,4 juta ton dan serapan 4,09 juta ton dari petani. Yang masih perlu dilihat adalah apakah beras dan jagung murah itu sampai kepada yang dituju — peternak kecil dan keluarga di desil bawah — dan bukan berhenti di perantara.

Bagi pelaku agribisnis, paceklik adalah pengingat bahwa kemarau yang kering memotong dua hal sekaligus: produksi pangan manusia dan produksi bahan pakan. Karena itu langkah pemerintah menyisihkan jagung untuk peternak kecil berjalan seiring dengan beras, bukan di luar cerita yang sama.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. Katadata — Hadapi Musim Paceklik, Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP (9 September 2026)
  2. Emitennews — Stok Beras Bulog 2026 Capai 5,4 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah (8 Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?