Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 011
Rubrik
Government Updates
Terbit

Suahasil Nazara gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan: dua pekan pertama dari serah terima sampai palu APBN 2027

Dua pejabat bertukar dokumen serah terima di depan layar bertuliskan Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Jakarta, 15 September 2026
Foto: Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Wikimedia Commons, Domain publik

Selasa, 15 September 2026, di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara. Pidato Purbaya pendek. Ia berkata, saat datang dulu ia bisa bicara panjang untuk menumbuhkan optimisme, tetapi kali ini ia hanya berterima kasih kepada seluruh jajaran atas kerja sama selama satu tahun terakhir. Suahasil memuji kepemimpinan Purbaya dan mengatakan Purbaya telah membawa cara kerja yang menjadi cerminan kerja kementerian.

Pergantian bendahara negara di tengah tahun anggaran selalu dibaca pasar dan pelaku usaha, karena ia menentukan kelanjutan arah belanja. Dalam dua pekan pertama, arah itu mulai terlihat dari tiga peristiwa. Pada 29 September DPR mengesahkan UU APBN 2027 dengan pendapatan Rp3.435,1 triliun, belanja Rp4.106,3 triliun, dan defisit 2,4 persen PDB; Suahasil menyebut fiskal harus hadir menjaga momentum pertumbuhan sambil menjaga kredibilitasnya.

Pada 9 Oktober, ia melaporkan APBN 2026 hingga September defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB, dan mengatakan defisit akan menuju sekitar 2,8 persen pada akhir tahun — "perjalanan APBN" yang sejak awal didesain defisit. Pada konferensi pers APBN KiTa yang sama, ia menyatakan mengapresiasi perbaikan yang dilakukan Badan Gizi Nasional dan berjanji menyediakan anggaran program makan bergizi gratis sesuai kebutuhan setelah perbaikan selesai.

Bagi dunia usaha pangan, pesan yang bisa dibaca dari awal masa jabatan ini adalah kesinambungan: pangan tetap diletakkan di barisan terdepan anggaran 2027 dengan alokasi ketahanan pangan Rp195,3 triliun, dan belanja sosial seperti bantuan beras dan makan bergizi tetap berjalan. Yang akan menentukan adalah apakah belanja akhir tahun mendarat tepat waktu di kandang, gudang, dan dapur — bukan sekadar angka di Nota Keuangan.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. IDXChannel via RCTI+ — Resmi, Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara (15 September 2026)
  2. Pasardana — RUU APBN 2027 Disahkan, Pendapatan Negara Rp3.435,1 T dengan Defisit 2,4 Persen (29 September 2026)
  3. Fortune Indonesia — APBN September 2026 Defisit Rp319 Triliun, Menkeu Klaim Masih On-Track (9 Oktober 2026)
  4. Republika — Anggaran Makan Bergizi Gratis Capai Rp 153,2 Triliun (9 Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?