- Berkas
- No. 028
- Rubrik
- Government Updates
- Terbit
Brasil berharap kembali ke daftar pemasok Uni Eropa setelah audit: aturan antimikroba mengubah peta ekspor ayam dunia

Kabar dari Brussel ini kecil di halaman tetapi besar di pasar daging. Lembaga Food Safety News melaporkan pada 30 September 2026 bahwa Brasil berharap segera masuk kembali ke daftar pemasok ayam dan madu Uni Eropa setelah penilaian oleh otoritas Eropa. Brasil sebelumnya tidak masuk daftar pada awal 2026, lalu meminta dipulihkan, dan hasil penilaian itu digambarkan positif.
Di balik daftar itu ada aturan: Uni Eropa melarang penggunaan obat antimikroba untuk memacu pertumbuhan atau menaikkan hasil pada hewan ternak, dan aturan impor yang menegakkannya berlaku mulai 3 September 2026. Negara pengekspor yang tidak dapat membuktikan kepatuhan seluruh rantai produksinya dapat keluar dari daftar. Tulisan sumber terbatas di sini, sehingga rincian tanggal audit, jadwal pemulihan, dan pernyataan pejabat Brasil belum dapat dipastikan.
Dampaknya sudah terlihat di angka lain. FAO mencatat indeks daging dunia turun 1,1 persen pada September karena harga unggas lebih rendah, sebagian akibat turunnya permintaan Uni Eropa setelah aturan impor baru berlaku. Pada saat yang sama, ekspor ayam Brasil Agustus tetap 492,6 ribu ton, 24,8 persen di atas Agustus 2025 ketika Brasil terkena embargo flu burung.
Pelajarannya untuk produsen ayam di Indonesia dan negara berkembang lain: syarat kesehatan dan penggunaan obat bukan lagi urusan teknis di balik meja, tetapi tiket masuk pasar. Pasar yang mengutamakan pembuktian rantai produksi lebih menghargai produsen yang catatannya rapi — dan pelajaran itu berlaku sama baik untuk ekspor ke Eropa maupun untuk memenangkan kontrak pembeli besar di dalam negeri.
Sumber data
Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.




