- Berkas
- No. 074
- Rubrik
- Government Updates
- Terbit
Bareskrim dan Bapanas ungkap dugaan beras fortifikasi tak sesuai label: lima merek disita, 6,4 ton diamankan

Rabu, 21 Oktober 2026. Bareskrim Polri bersama Bapanas mengungkap dugaan produksi beras fortifikasi yang kandungan gizinya tidak sesuai klaim pada kemasan. Penyidik menyita 1.194 kemasan dengan berat total 6.405 kilogram dari lima merek: Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma. Nilai sitaan disebut Rp155 juta.
Dugaan produksinya terjadi pada April hingga Agustus 2026 oleh PT DTA. Status perkara sudah naik ke penyidikan, tetapi tersangka belum ditetapkan.
Deputi Bapanas Hermawan menyebut sekitar 90 persen beras fortifikasi yang diperiksa tim Bapanas bersama Bareskrim tidak sesuai klaim: produk yang mengaku premium ternyata beras medium, dan sebagian tidak memakai vitamin seperti tertulis pada label. Kompas juga memuat klaim Bapanas bahwa kerugian konsumen mencapai Rp89 triliun, tanpa rincian perhitungan dalam pemberitaan.
Ada hal yang belum jelas. Kompas menulis kadar zinc dalam sampel melebihi 120 persen, sementara sumber lain menyebut zat gizi seperti zinc dan vitamin B jauh di bawah klaim; keduanya belum dijelaskan saling berkaitan, sehingga arah penyimpangan perlu dicek pada rilis resmi. Cakupan angka 90 persen juga belum terang karena lima merek yang ditindak adalah sampel tertentu. Bagi konsumen dan pedagang, langkah yang masuk akal adalah memeriksa izin edar dan keterangan pada kemasan, serta menunggu hasil penyidikan.
Sumber data
Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.
- Kompas.com — Bapanas Temukan Kandungan Zinc Berlebih di Beras Fortifikasi, Apa Bahayanya? (21 Oktober 2026)
- Kompas.com — Bapanas: Beras Fortifikasi Medium Dicap Premium, Konsumen Rugi Rp 89 Triliun (21 Oktober 2026)
- Liputan6 — Bareskrim Usut Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label (21 Oktober 2026)
- Suara.com — Bareskrim Sita 5 Merek Beras Fortifikasi, Diduga Tak Sesuai Klaim Vitamin di Kemasan (21 Oktober 2026)
- Pos Kota — Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta (21 Oktober 2026)




