Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 076
Rubrik
Economy Updates
Terbit

BI tahan BI-Rate di 5,75 persen, naikkan Deposit Facility ke 5 persen, dan perbesar diskon premi lindung nilai DNDF

Air mancur di Bundaran Bank Indonesia, Jakarta, dengan gedung-gedung perkantoran tinggi di sekelilingnya
Foto: musnahterinjak melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Rabu, 21 Oktober 2026. Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur 20–21 Oktober. Suku bunga Lending Facility juga tetap 6,50 persen, sedangkan Deposit Facility dinaikkan 25 basis poin menjadi 5,00 persen. Keputusan itu berbeda dari dugaan sebagian besar ekonom dan analis, yang sebelumnya memperkirakan BI-Rate naik ke 6,00 persen.

Gubernur Destry Damayanti mengaitkan keputusan ini dengan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah, sambil menegaskan bahwa sasaran inflasi 2,5 persen plus-minus 1 persen pada 2026 dan 2027 tetap dijaga. Menurut BI, rupiah pada 20 Oktober berada di Rp17.985 per dolar AS, melemah 0,61 persen secara point-to-point dibandingkan posisi akhir September.

Bauran kebijakan menaruh bobot pada insentif lindung nilai. BI menaikkan diskon premi DNDF menjadi 40 persen untuk tenor enam bulan dan 45 persen untuk tenor 12 bulan, ditujukan bagi transaksi pendanaan luar negeri, mulai dari arus masuk investasi portofolio, pinjaman luar negeri perbankan, hingga investasi langsung asing. Destry menyebut aliran masuk modal asing tercatat US$9,9 miliar per 20 Oktober. BI juga menyebut penguatan likuiditas rupiah dan peningkatan intermediasi perbankan sebagai arah kebijakan.

Bagi pelaku agribisnis yang membeli bahan baku pakan dan input dalam dolar, kabar ini bermakna dua hal. Suku bunga kredit tidak otomatis naik karena BI-Rate tetap, tetapi rupiah yang masih di sekitar Rp18.000 per dolar berarti biaya bahan impor tetap tinggi. Importir dan peminjam valas dapat menanyakan ke bank soal fasilitas lindung nilai DNDF dan syaratnya, sambil mencatat bahwa arah suku bunga ke depan masih bergantung pada tekanan terhadap rupiah.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. Bisnis.com — Breaking: Bank Indonesia Tahan BI Rate 5,75% pada RDG Oktober 2026 (21 Oktober 2026)
  2. Kontan — Lengkap, Ini Bauran Kebijakan BI pada RDG Oktober 2026 (21 Oktober 2026)
  3. ANTARA — BI kembali naikkan insentif biaya “hedging” untuk instrumen DNDF (21 Oktober 2026)
  4. Katadata — BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Deposit Facility Naik Jadi 5% (21 Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan? (terbuka di tab baru)