Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 065
Rubrik
Economy Updates
Terbit

IMF naikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia 2026 ke 5,1 persen dan Bank Dunia ke 5,2 persen; target pemerintah tetap 5,4 persen

Tangan seorang pekerja pabrik mengoperasikan mesin lini produksi dari jarak dekat
Foto: Shixart1985 melalui Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Senin, 19 Oktober 2026. IMF, dalam World Economic Outlook edisi Oktober, menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 5,1 persen dan mempertahankan angka 2027 di 5,1 persen. Bank Dunia, dalam East Asia and Pacific Economic Update Oktober, memproyeksikan 5,2 persen untuk 2026, naik dari 4,7 persen pada April. Target pemerintah sendiri 5,4 persen.

Pemberitaan mengaitkan optimisme itu dengan permintaan terkait kecerdasan buatan dan belanja negara. Sumber-sumber berbeda soal pembanding revisi IMF: sebagian menyebut kenaikan dari 5,0 persen pada April, sebagian lain menyebut hanya 0,1 poin persentase dari edisi Juli, sehingga besar revisi perlu dicek pada dokumen IMF sendiri.

Di sisi harga, IMF memperkirakan inflasi Indonesia naik ke 3,3 persen pada 2026 sebelum melambat ke 2,8 persen pada 2027. Angka 2026 itu masih berada di dalam kisaran sasaran Bank Indonesia, 2,5 persen plus-minus 1 persen.

Proyeksi adalah perkiraan, bukan hasil. Rupiah yang tertekan dan harga pangan yang bergejolak, dua hal yang ramai di berita pekan ini, adalah risiko yang tidak tercermin penuh dalam angka rata-rata nasional. Pelaku usaha sebaiknya memakai angka-angka ini sebagai latar, bukan sebagai dasar tunggal rencana anggaran.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. CNBC Indonesia — Prospek Cerah Ekonomi RI: IMF-World Bank Beri Kesaksian Terbaru (19 Oktober 2026)
  2. Jakarta Globe — IMF Raises Indonesia’s 2026 Growth Forecast to 5.1% (Oktober 2026)
  3. Tempo English — IMF Projects Indonesia’s Economic Growth at 5.1 Percent (Oktober 2026)
  4. Investortrust — World Bank, IMF Project Indonesia GDP Growth Above 5% on AI Demand and State Spending (Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan? (terbuka di tab baru)