Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 046
Rubrik
Community Updates
Terbit

Peternak, koperasi, dan asosiasi bertemu Mentan soal pakan: bibit jagung gratis 20.000 hektare, stok Bulog 250.000 ton

Seorang peternak membawa rak telur di lorong kandang ayam petelur bertingkat
Foto: Achmad Fazeri melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kamis, 8 Oktober 2026, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui kenaikan harga pakan antara lain terkait harga minyak yang tinggi, dan mengatakan pemerintah sedang membicarakan subsidi pakan atau solusi lain: "Kita sekarang lagi komunikasikan, kita akan cari solusinya." Ia menambahkan, "Jangan sampai harga terlalu rendah nanti peternak tutup." Saat itu harga telur ayam ras di tingkat peternak nasional tercatat Rp26.800 per kilogram.

Keesokan harinya, Jumat 9 Oktober, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bertemu para peternak, koperasi, dan asosiasi peternakan di Jakarta untuk membahas "ekosistem integrasi" sebagai solusi pakan. Hasilnya berupa angka-angka yang konkret: bantuan benih jagung gratis untuk 20.000 hektare lahan hingga Desember 2026, 20 unit traktor pada tahap awal dengan peluang bertambah, dan stok jagung Bulog 250.000 ton selama September–Desember. ID FOOD ditugaskan menyediakan bungkil kedelai dengan harga lebih rendah, dan konsumsi telur dalam menu makan bergizi gratis dinaikkan menjadi tiga kali seminggu.

Yang paling menarik adalah skema penyimpanannya. Menurut Amran, "Bulog yang membeli dan menyimpannya di gudang. Itu tetap menjadi milik koperasi, menjadi tabungannya." Artinya Bulog berperan sebagai pembeli siaga dan penyimpan jagung yang tak terserap pasar, sementara stoknya tetap tercatat sebagai aset koperasi dan bisa dipakai lagi kemudian.

Bagi komunitas peternak, pertemuan semacam ini selalu dinilai dari satu ukuran: apakah harga pakan di kandang benar-benar turun. Di Agustus, peternak Solo Raya masih membayar jagung Rp6.800–Rp7.000 per kilogram, jauh di atas acuan pemerintah Rp5.500. Skema baru ini layak ditagih pada angka itu, bukan pada jumlah hektare atau tonase yang diumumkan.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. Poultry Indonesia — Pemerintah Bahas Ekosistem Integrasi Sebagai Solusi Pakan Bagi Peternak (9 Oktober 2026)
  2. Suara.com — Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak (8 Oktober 2026)
  3. RRI — Aksi di Gladag, Peternak Solo Raya Keluhkan Harga Jagung Tembus Rp7.000 (5 Agustus 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?