- Berkas
- No. 044
- Rubrik
- Opportunities Updates
- Terbit
480 dapur makan bergizi disiapkan di daerah 3T, 211 di antaranya mitra mandiri: pintu bagi pemasok lokal

Dalam laporan Kementerian Keuangan pada 9 Oktober 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Rinciannya 211 dapur mitra mandiri dan 269 dapur di wilayah terpencil, dengan target mulai beroperasi akhir Oktober. Program makan bergizi gratis sendiri sudah menjangkau 57 juta penerima, dan setiap dapur kini wajib memegang Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Istilah "mitra mandiri" penting bagi pelaku usaha. Dapur jenis ini dijalankan oleh mitra, bukan oleh pemerintah langsung, sehingga menjadi titik di mana pemasok bahan pangan lokal — telur, ayam, beras, sayur, dan ikan — dapat bertemu pembeli tetap. Dapur di wilayah terpencil juga berarti kebutuhan bahan pokok dekat lokasi, yang biasanya terkendala biaya angkut.
Syaratnya tidak ringan. BGN memperketat pengawasan operasional dan menata ulang sasaran penerima, dan SLHS bukan formalitas: 1.276 dapur yang belum memilikinya sudah ditutup. Pemasok yang berminat sebaiknya menyiapkan catatan mutu, kontinuitas pasokan, dan kemampuan menjaga kebersihan sejak dari sumber, karena pembeli dapur akan dinilai oleh pengawasan yang sama.
Perlu diingat pula bahwa skala anggaran program bergantung pada keputusan pemerintah: Menteri Keuangan menyatakan anggaran akan menyesuaikan kebutuhan setelah perbaikan selesai, tanpa menyebut angka. Pemasok sebaiknya tidak menggantungkan seluruh usahanya pada satu pembeli, dan menimbang bahwa jadwal operasi dapur baru dapat bergeser.
Sumber data
Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.




