Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 045
Rubrik
Opportunities Updates
Terbit

Peta ekspor sawit bergeser: Pakistan, Rusia, dan Bangladesh melonjak pada Agustus, Eropa mengendur

Kapal kargo bersandar di dermaga pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, dengan perairan teluk di depannya
Foto: LukmaNH1988 melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Jumat, 9 Oktober 2026, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) merilis data Agustus. Total ekspor produk sawit 3,59 juta ton, naik dari 3,19 juta ton pada Juli, dengan nilai US$4,29 miliar. Ekspor minyak sawit olahan 2,64 juta ton, CPO 329.000 ton, dan oleokimia 501.000 ton. Harga ekspor CPO rata-rata US$1.164 per ton. Stok akhir Agustus 2,21 juta ton, turun dari 2,76 juta ton di Juli.

Cerita menarik ada di tujuan. Dibanding Juli, pengiriman ke Pakistan naik menjadi 265.000 ton, ke Rusia menjadi 77.000 ton, ke India 89.000 ton, ke Bangladesh 66.000 ton, dan ke Malaysia 38.000 ton. Sebaliknya, pengiriman ke Uni Eropa (27 negara) turun menjadi 160.000 ton, ke Amerika Serikat 36.000 ton, ke Tiongkok 19.000 ton, dan ke Afrika 13.000 ton. Secara kumulatif Januari–Agustus, ekspor ke Tiongkok, Rusia, Malaysia, Bangladesh, dan Afrika naik, sedangkan India, AS, Pakistan, dan Uni Eropa turun.

Dari sisi dalam negeri, konsumsi biodiesel naik menjadi 1,35 juta ton pada Agustus. Itu sejalan dengan perkiraan GAPKI bahwa ekspor 2026 akan tertekan karena mandat B50 menyerap lebih banyak CPO di dalam negeri. Artinya pasokan untuk ekspor makin kompetitif, dan pasar tujuan yang bersedia membeli volume besar bernilai tinggi.

Bagi pelaku usaha, pelajarannya adalah diversifikasi tujuan. Pasar Asia Selatan, Rusia, dan Afrika menawarkan jalan ketika Eropa menuntut pembuktian asal-usul dan pasar lain menimbang harga. Namun setiap pasar punya aturan, persyaratan mutu, dan risiko pembayaran sendiri; peluang di atas kertas hanya berarti bila disertai pemeriksaan pembeli, kontrak tertulis, dan pemahaman terhadap regulasi tujuan.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. Kontan — Ekspor Sawit Agustus 2026 Naik 12,56%, Stok Indonesia Turun Jadi 2,21 Juta Ton (9 Oktober 2026)
  2. IDXChannel via RCTI+ — Harga Referensi CPO Naik di Oktober 2026, Bea Keluar USD178 per Metrik Ton (2 Oktober 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?