Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 043
Rubrik
Opportunities Updates
Terbit

Jagung pakan Rp5.000 per kilogram hanya lewat koperasi dan asosiasi: peluang bagi peternak kecil untuk berorganisasi

Tangan memasukkan tongkol jagung kuning ke dalam mesin pemipil
Foto: Arief1802 melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Hingga 7 Oktober 2026, Perum Bulog menyalurkan 185.699 ton jagung pakan program SPHP dengan harga Rp5.000 per kilogram. Penyaluran dilakukan melalui koperasi dan asosiasi peternak mitra Bulog, yang sejauh ini mencakup 151 koperasi dan asosiasi serta 7.553 peternak. Bagi peternak mikro, jumlah yang tersalur 112.205,78 ton dari kuota 150.171,75 ton.

Pola ini membuat keanggotaan kelompok menjadi syarat akses. Peternak yang berdiri sendiri tidak langsung berurusan dengan Bulog; pintunya adalah koperasi atau asosiasi. Sehari sesudahnya, 9 Oktober, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan skema baru: Bulog membeli dan menyimpan jagung di gudang, tetapi "itu tetap menjadi milik koperasi, menjadi tabungannya". Pemerintah juga menyiapkan bibit jagung gratis untuk 20.000 hektare hingga Desember dan stok jagung Bulog 250.000 ton selama September–Desember.

Peluangnya karena itu bersifat kelembagaan. Peternak kecil yang selama ini membeli jagung eceran dengan harga yang bergejolak — pada Agustus peternak Solo Raya mengeluh Rp6.800–Rp7.000 per kilogram — dapat menimbang bergabung atau membentuk koperasi supaya masuk ke daftar penerima. Koperasi yang rapi juga lebih mudah bernegosiasi dengan pemasok bungkil kedelai dan pembeli telur.

Ada hal yang perlu ditimbang dengan jujur. Jatah SPHP terbatas dan hampir habis tersalur; harga murah tidak otomatis berarti pasokan tersedia kapan saja; dan koperasi membawa kewajiban, mulai dari pencatatan, iuran, hingga pertanggungjawaban kepada anggota. Calon anggota sebaiknya memeriksa tata kelola koperasi dan syarat keanggotaan sebelum bergabung, serta tidak menggantungkan seluruh kebutuhan pakan pada satu program pemerintah yang jadwalnya dapat berubah.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. IDN Times — SPHP Jagung BULOG Tembus 76,7 Persen, Stok Nasional 98 Ribu Ton (8 Oktober 2026)
  2. Poultry Indonesia — Pemerintah Bahas Ekosistem Integrasi Sebagai Solusi Pakan Bagi Peternak (9 Oktober 2026)
  3. RRI — Aksi di Gladag, Peternak Solo Raya Keluhkan Harga Jagung Tembus Rp7.000 (5 Agustus 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?