Lompat ke konten utama
Masuk
Berkas
No. 036
Rubrik
Economy Updates
Terbit

Brent bertahan di US$102, Eropa membuka cadangan diesel, Barclays lompat ke US$115 untuk kuartal IV

Kapal tanker produk minyak bersandar di dermaga kilang BP di Kwinana, Australia
Foto: Calistemon melalui Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Jumat, 2 Oktober 2026, harga minyak Brent ditutup US$102,25 per barel, turun hanya 6 sen, sementara minyak WTI turun 1,90 persen menjadi US$91,11. Sehari sebelumnya Brent sempat melonjak lebih dari 4 persen. Pemicu hari itu adalah kesepakatan negara-negara Uni Eropa — berdasarkan usulan Prancis — melepas diesel dari cadangan strategis: sekitar 50 juta barel selama kira-kira 20 hari, menurut sumber yang dikutip Reuters. Negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) juga diusulkan melepas tambahan 50 juta barel minyak mentah.

Kebutuhan melepas cadangan sebesar itu sendiri menandakan seriusnya keadaan. Rusia mempertahankan pembatasan ekspor diesel hingga akhir Oktober dengan kemungkinan pelonggaran sebagian, Tiongkok dilaporkan menghentikan ekspor produk minyak Oktober untuk menjaga pasokan dalam negeri, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan fasilitas minyak di Samara dan Volgograd diserang dalam 24 jam. Amerika Serikat dilaporkan menambah kekuatan militernya di Timur Tengah.

Bank Barclays kemudian menaikkan perkiraan harga Brent kuartal IV 2026 sebesar US$20 menjadi US$115 per barel, dan rata-rata 2026 menjadi US$100. FAO pada hari yang sama menyebut gangguan di Selat Hormuz dan Laut Hitam menekan energi, angkutan, dan komoditas pangan sekaligus.

Di dalam negeri, jejaknya sudah terlihat: Bank Indonesia mencatat harga yang diatur pemerintah naik 3,32 persen tahunan pada Agustus karena penyesuaian avtur serta BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Turbo, dan neraca migas defisit US$2,54 miliar pada bulan yang sama.

Bagi rantai pangan, solar adalah biaya yang tak terlihat di label: ia menggerakkan truk pakan, kapal telur, dan pompa irigasi. Ketika minyak bertahan di kisaran US$100 dan perkiraan resmi bank besar naik ke US$115, biaya angkut layak dihitung ulang dalam setiap perjanjian harga jangka panjang.

Sumber data

Angka dalam tulisan ini dikutip dari sumber berikut sesuai tanggal terbitnya. Data dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. KabarBursa — Eropa Lepas Cadangan Diesel, WTI Anjlok 1,90 Persen, Brent Bertahan (3 Oktober 2026)
  2. Bernama — Global Food Prices Hit Four-Year High In September: FAO (2 Oktober 2026)
  3. Bank Indonesia — BI-Rate Tetap 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi (23 September 2026)

Berita lainnya

Butuh Bantuan?