- Berkas
- No. 010
- Rubrik
- Opportunities Updates
- Terbit
Kemitraan modal kerja perdagangan telur puyuh dibuka untuk mitra baru

PT Arus Raksa Mandiri membuka kemitraan modal kerja untuk perdagangan telur puyuh. Dalam skema ini, mitra pendana menyediakan modal kerja yang dipakai grup untuk membeli telur puyuh dari jaringan peternak produsen, lalu menyalurkannya ke pembeli melalui mitra penyerap yang terikat perjanjian. Skema ini sudah berjalan beberapa putaran dan merupakan bentuk kerja sama grup yang paling sederhana: grup tidak memiliki kandang, dan perannya adalah mengelola pembiayaan serta mengendalikan alur barang dan uang.
Modal bekerja per putaran. Setiap putaran terdiri atas pembelian telur dari peternak, sortasi dan pemeriksaan mutu oleh mitra pelaksana, penjualan ke pembeli, lalu kembalinya hasil penjualan kepada grup untuk dibagi sesuai perjanjian. Satu putaran selesai dalam hitungan pekan, bukan tahun, sehingga posisi setiap mitra dapat ditinjau dan dilaporkan di akhir setiap putaran.
Kebutuhan ini nyata di lapangan. Pertengahan tahun ini, harga telur puyuh di tingkat kandang berayun dari sekitar Rp40.000 ke Rp18.500 per kilogram hanya dalam beberapa pekan. Yang paling dibutuhkan peternak dalam kondisi seperti itu adalah arus kas yang stabil — pembeli yang membayar tepat waktu dengan volume yang teratur. Modal kerja yang dikelola dengan disiplin membantu mengisi celah tersebut.
Kemitraan ini bukan simpanan dan tidak bebas risiko. Harga telur bisa turun di bawah perkiraan, mitra penyerap bisa terlambat membayar atau menyerap lebih sedikit dari kesepakatan, mutu barang bisa di bawah standar, dan keadaan luar biasa — wabah penyakit ternak atau gangguan distribusi — dapat menunda putaran. Cara pembagian hasil maupun pembagian kerugian dalam keadaan seperti itu diatur rinci dalam perjanjian, dan calon mitra sebaiknya menelaahnya bersama penasihatnya sendiri sebelum menandatangani.
Calon mitra dapat menghubungi kami melalui halaman Kontak. Kami akan mengirimkan dokumen skema, perhitungan per putaran yang dapat diuji dengan asumsi calon mitra sendiri, dan draf perjanjian. Setiap kerja sama didahului pemeriksaan kelayakan dari kedua pihak dan dituangkan dalam perjanjian tertulis; tidak ada dana yang kami terima sebelum perjanjian ditandatangani.




